SOAL :
1. Sebut dan jelaskan fungsi 7 lapisan
OSI, pada proses pengiriman data!
2. Apa yang dimaksud dengan protokol,
sebut dan jelaskan 10 contoh cari protokol tersebut!
3. Sebut dan jelaskan 10 port yang
digunakan untuk komunikasi data!
4. Sebutkan urutan pada kabel cross dan
straigh!
5. Jelaskan fungsi dari HUB, SWITCH dan
ROUTER!
JAWABAN :
1. 7 Lapisan OSI dan Fungsinya
·
PHYSICAL
LAYER berfungsi untuk mendefinisakan media transmisi jaringan, metode
pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan,(seperti halnya ehternet
atau tokenring) , topologi jaringan dan pengkabelan. Selain itu juga
mengidentifikasikan bagaimana Network INterface Card (NIC) dapat berinteraksi
dengan media kabel atau radio.
·
DATA
LINK LAYER berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data
dikelompokan menjadi format yang disebut sebagai Frame, selain itu pada level ini
terjadi koreksi kesalahan,flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti
halnya media acses control Adress<MAC Adress>) dan menentukan bagaimana
perangkat -perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater dan switc layer dua
berofrasi sfesisikasi IEEE 802 membagi level ini menjadi dua level anak
yaitu Lapisan Logikal Link Control<LLC> dan Lapisan Media Acses
Control <MAC>.
·
NETWORK
LAYER berfungsi untuk menidentifikasi alamat-alamat IP membuat header
untuk paket-paket dan kemudian melakukan routing melalui internet working
denganmenggunakan router&switc layer-3.
·
TRANFORT
LAYER berfungsi untuk memecah data ke dalam ppaket-paket data serta
memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali ke
nomor tujuan setelah diterima. Selain itu pada level ini juga membuat sebuah
tanda bahwa paket diterima dengan suxesdan mentransmisikan ulang terhadap paket
yang hilang di tengah jalan.
·
SESSION
LAYER berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat
dipelihara atau dihancurkan. Selain itu juga dilakukan resolusi nama.
·
PERSENTATION
LAYER berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak di tranmisikan oleh
aplikasi ke dalam format yang dapat ditranmiskan melalui jaringan. Protokol
yang berada di level ini adalah perangkat lunak redisektor <redirektor
software> seperti layanan workstation <dalam Windows NT> dan juga
network shel <semacam virtual network computering (VNC)> atau remote
Deskop Protokol (RDP).
·
APLICATION
LAYER berfungsi sebagai antar muka aplikasi dengan fungsionalitas
jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan dan kemudian
membuat pesan kesalahan. Protokol yang berada di lapisan ini adalah HTTP, FTP,
SMTP dan NFS.
2. Protokol adalah sebuah aturan
atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi,
dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer.
·
TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol) Adalah standar komunikasi
data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data
dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini
tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan
protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling
banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk
perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada
perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack. Pada TCP/IP terdapat beberapa protokol
sub yang menangani masalah komunikasi antar komputer.
·
UDP
( User Datagram Protokol) UDP, singkatan dari User Datagram Protocol, adalah
salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang
tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam
jaringan yang menggunakan TCP/IP.
·
Domain
Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk
pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada
aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS
membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di
Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau intranet.
·
Point-to-Point
Protocol Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP) adalah sebuah
protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada wide area
network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan pada
lapisan data-link dan dikembangkan pada awal tahun 1990-an sebagai respons
terhadap masalah-masalah yang terjadi pada protokol Serial Line Internet
Protocol (SLIP), yang hanya mendukung pengalamatan IP statis kepada para
kliennya. Dibandingkan dengan pendahulunya (SLIP), PPP jauh lebih baik,
mengingat kerja protokol ini lebih cepat, menawarkan koreksi kesalahan, dan
negosiasi sesi secara dinamis tanpa adanya intervensi dari pengguna. Selain
itu, protokol ini juga mendukung banyak protokol-protokol jaringan secara
simultan.
·
Serial
Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut. Disingkat
dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan pemindahan data IP melalui
saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP adalah PPP yang mendeteksi
kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan satu komputer server sebagai
penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan digantikan oleh standar PPP yang
memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
·
Internet
Control Message Protocol (ICMP) adalah salah satu protokol inti dari keluarga.
ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara
langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah
aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply)
untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket
yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan. protokol internet. ICMP utamanya
digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan
yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau.
·
POP3
(Post Office Protocol) adalah kepanjangan dari Post Office Protocol version 3,
yakni protokol yang digunakan untuk mengambil email dari email server. Protokol
POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email
server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh
penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya
sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan
koneksi ke jaringan internet.
·
IMAP
(Internet Message Access Protocol) adalah protokol standar untuk
mengakses/mengambil e-mail dari server. IMAP memungkinkan pengguna memilih
pesan e-mail yang akan ia ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail
tertentu, bahkan menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik
daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita
mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali.
·
HTTP
(Hypertext Transfer Protocol) HTTP (Hypertext Transfer Protocol) suatu protokol
yang digunakan oleh WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu
pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur
aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser
sebagai responatas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
·
HTTPS
adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan
oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan
komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris. Selain menggunakan
komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL
(Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua
protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan
eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah
443.
3 3. JENIS- JENIS
PORT DAN FUNGSINYA
·
Port 80, Web Server. Port ini biasanya
digunakan untuk web server, jadi ketika user mengetikan alamat IP atau hostname
di web broeser maka web browser akan melihat IP tsb pada port 80.
·
Port 81, Web Server Alternatif, ketika
port 80 diblok maka port 81 akan digunakan sebagai port altenatif hosting
website
·
Port 21, FTP Server, Ketika seseorang
mengakses FTP server, maka ftp client secara default akan melakukan koneksi
melalui port 21 dengan ftp server
·
Port 22, SSH Secure Shell ,Port ini
digunakan untuk port SSH
·
Port 23, Telnet, Jika anda menjalankan
server telnet maka port ini digunakan client telnet untuk hubungan dengan
server telnet
·
Port 25, SMTP(Simple Mail Transport
Protokol), Ketika seseorang mengirim email ke server SMTP anda, maka port yg
digunakan adalah port 25
·
Port 2525 SMTP Alternate Server, Port
2525 adalah port alternatifi aktif dari TZO untuk menservice forwarding email.
Port ini bukan standard port, namun dapat diguunakan apabila port smtp terkena
blok.
·
Port 110, POP Server, Jika anda
menggunakan Mail server, user jika log ke dalam mesin tersebut via POP3 (Post
Office Protokol) atau IMAP4 (Internet Message Access Protocol) untuk menerima
emailnya, POP3 merupakan protokol untuk mengakses mail box
·
Port 119, News (NNTP) Server
·
Port 3389, Remote Desktop, Port ini
adalah untuk remote desktop di WinXP.
4.
5. Fungsi Router : 1.Router berfungsi
utama sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data
dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Perbedaannya dengan Switch adalah kalau
switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area
Network (LAN). 2.ROUTER menstranmisikan informasi dari satu jaringan ke
jaringan lain yang sistem kerjanya mirip dengan BRIDGE. 3.Digunakan juga untuk
menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya
telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line (DSL). Router digunakan
untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3,
sering disebut sebagai access server. 4.Digunakan untuk menghubungkan jaringan
lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router-router jenis
tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket
berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa
router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga
dengan packet-filtering router. Fungsi router umumnya memblokir lalu lintas
data yang dipancarkan secara broadcast sehingga dapat mencegah adanya broadcast
storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan. 5.FIREWALL. 6.GATEWAY SERVER.
7.DHCP SERVER. 8.DNS SERVER. 9.VPN TUNING. 10.HOST MANAGER USER.
Fungsi Switch. Biasanya
switch banyak digunakan untuk jaringan LAN token star.Dan switch ini
digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel
UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam
switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat
untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN. Switch adalah hub pintar yang mempunyai kemampuan untuk menentukantujuan MAC
address dari packet. Daripada melewatkan packet ke semuaport, switch
meneruskannya ke port dimana ia dialamatkan. Jadi, switchdapat secara drastis
mengurangi traffic network.Switch memelihara daftar MAC address yang
dihubungkan ke port-portnyayang ia gunakan untuk menentukan kemana harus
mengirimkanpaketnya. Karena ia beroperasi pada MAC address bukan pada IP
address,switch secara umum lebih cepat daripada sebuah router.
Fungsi tambahan selain sebagai central connection point,
hubmenyediakan kemampuan berikut: 1. memfasilitasikan penambahan,
penghilangan atau pemindahan. 2. workstation.
menambah jarak network (fungsi sebagai repeater). 3. menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface
yang berbeda. 4. (Ethernet, Token Ring, FDDI). menawarkan feature yang
fault. 5. tolerance (isolasi kerusakan) memberikan manajemen service yang
tersentralisasi (koleksi informasi, diagnostic).
https://ria9ita.wordpress.com/2011/11/10/7-lapisan-osi-dan-fungsinya/
https://nakalay.wordpress.com/2013/10/05/jenis-jenis-protocol-dan-fungsinya-pada-jaringan-komputer/
https://id-id.facebook.com/TekKomJar/posts/235542003257130
https://dsuhandi.wordpress.com/2012/11/28/fungsi-hub-switch-dan-router/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar